Sunday, December 30, 2007

Tragedi di Pengujung Tahun



Duka menutup tahun 2007 ketika mantan Perdana Menteri Benazir Bhutto tewas ditembak seusai berkampanye di Rawalpindi, Pakistan. Peristiwa ini menandai berakhirnya Dinasti Bhutto. Sekadar mengingatkan, ayah Bhutto, mantan PM Pakistan Zulfikar Ali Bhutto, juga tewas dengan cara tragis, yakni digantung rezim Zia ul-Haq pada tahun 1979. Dua saudara laki-laki Bhutto, Shahnawaz dan Mir Murtaza, tewas dibunuh tahun 1980 dan 1996.

Kematian Benazir Bhutto ini cukup untuk mengaduk-aduk emosi dan membuat rakyat Pakistan serta dunia menangis. Selesai sudah sepak terjang simbol demokrasi dan pembaruan Pakistan.

Boleh jadi, pembunuhan Bhutto merupakan salah satu tragedi politik paling hitam di dunia sepanjang tahun 2007. Tragedi hitam lainnya terjadi di Myanmar ketika militer menembaki para biksu dan aktivis prodemokrasi yang menggelar demonstrasi damai menentang pemerintahan junta.

Tahun 2007, situasi politik di ASEAN memang sedang memanas. Selain konflik yang bersifat lokal menguat, konflik antarnegara juga muncul lagi. Salah satunya terjadi antara Indonesia dan Malaysia. Konflik kedua negara ini masih dipicu oleh perlakuan buruk terhadap TKI. Kasus paling menarik perhatian adalah kaburnya Ceriyati dari majikannya yang kejam dengan cara meluncur dari lantai 15 sebuah apartemen hanya dengan menggunakan kain.

Konflik juga belum mereda di Timur Tengah. Invasi AS ke Irak memicu konflik horizontal antara Suni dan Syiah. Konflik di wilayah ini juga menyeret Iran, Suriah, Turki, dan pada akhirnya berdampak secara global. Harga minyak dunia terus melambung hingga mendekati 100 dollar AS setelah Turki menyerang Kurdi Irak, dan ada isu AS akan menyerang Iran.

Untunglah, sumbu api lainnya di Timur Tengah, yakni konflik Palestina-Israel, tidak ikut terbakar lagi. Palestina- Israel justru berkomitmen memulai negosiasi damai dan membuat traktat perdamaian dalam satu tahun ke depan.

Di luar segala macam konflik dan perpecahan, ada satu isu yang membuat dunia mau tidak mau bersatu, yakni isu pemanasan global. Mungkin inilah salah satu peristiwa yang bisa membuat komunitas dunia bisa sedikit tersenyum sepanjang tahun 2007. Peristiwa lainnya yang menghibur adalah kesuksesan penerbangan komersial pertama raksasa Airbus A380 dari Singapura ke Sydney. (BSW)

No comments: