Friday, February 22, 2008

Zardari & Nawaz Sharif Berkoalisi


ISLAMABAD - Dua partai oposisi utama di Pakistan sepakat untuk membentuk sebuah pemerintahan koalisi, setelah mereka memenangi mayoritas kursi dalam pemilu yang digelar Senin awal pekan ini.

Mantan Perdana Menteri Nawaz Sharif mengatakan, dirinya telah menyepakati sebuah agenda bersama dengan partai pemimpin oposisi terbunuh, Benazir Bhutto.

Sharif telah melakukan pembicaraan dengan suami mendiang Bhutto, Asif Zardari, pemimpin baru Partai Rakyat Pakistan (PPP). Pemerintahan baru itu akan memberikan tekanan baru terhadap Presiden Pervez Musharraf.

"Kami akan bekerja bersama untu kmembentuk pemerintahan di pusat dan di provinsi-provinsi," kata Sharif, pemimpin Partai Liga Muslim-Nawaz (PML-N), dalam jumpa pers dengan Zardari, seperti dilansir BBC, Jumat (22/2/2008) dini hari WIB.

Dia mengatakan, kedua partai juga telah menyepakati untuk mendudukkan kembali hakim agung yang dipecat Musharraf pada November lalu.

Sementara Zardari mengatakan, banyak hal yang harus dilakukan antara dua partai. "Namun prinsipnya, kami sepakat untuk tetap bersama," imbuh Zardari.

Ditanya mengenai siapa yang akan menjadi perdana menteri, Zardari menyatakan dirinya tidak akan mengambil peran itu, meski partainya telah mendapat suara terbanyak dalam pemilu.

Dia mengatakan, partainya, PPP, akan menunjuk kandidat lain untuk memimpin sebuah pemerintahan koalisi. (jri)

No comments: